FGD Bersama KPK RI : Jangankan Korupsi, Kepikiran pun Tidak

Oleh pada 13 Juni 2013 | Dibaca 1470 kali
Peserta FGD (Focus Group Discussion) Cilacap

Peserta FGD (Focus Group Discussion) Cilacap

Memenuhi undangan dari KAPAK (Komite Aksi Peduli Anti Korupsi) Kabupaten Cilacap untuk mengikuti FGD bersama KPK RI hari ini, kamis (13/06/2013) di hotel Grand Liana. Acara ini merupakan sosialisasi dari KPK RI dengan mengusung tema “SEMUA BISA BERANTAS KORUPSI”.

Berbagai komunitas turut ambil bagian dari acara ini. Komunitas tersebut antara dari dari DKC (Dewan Kesenian Cilacap), Sangkan Paran, HIMSI (Himpunan Masyarakat Sadar Hukum Indonesia, Komunitas Grafity, Blogger, Pendidik, Pelajar, Organisasi Putra Putri Cilacap, Kepolisian, Kodim, dll.

Kita ketahui bersama bahwa korupsi di Indonesia semakin merajalela. Setiap hari pemberitaan dihampir semua media baik cetak maupun elektronik berisi tentang korupsi. Yang disesalkan pelakunya pun dari kalangan birokrat seperti anggota dewan, penegak hukum, gubernur, bupati dan pejabat publik lain.

Penyakit kronis ini seperti mewabah di semua wilayah Indonesia. Para pejabat publik yang seharusnya menjadi contoh teladan dalam pengabdiannya untuk bangsa malah mengecewakan rakyat. Rasa malu, kejujuran dan martabat betul-betul telah hilang.

Imbas dari segala macam tindak korupsi ini dirasakan dalam semua sektor. Pembangunan tidak kunjung tuntas karena anggaran di korupsi, fasilitas publik tidak memadai, kerusakan alam semakin menjadi, pendidikan tidak berkualitas, kekurangan pangan, gizi buruk dan masih banyak lagi.

Dalam kesempatan ini KPK menjelaskan secara jelas apa dan siapa KPK serta tujuan pembentukannya. KPK dibentuk sepuluh tahun lalu yaitu tahun 2003 dengan tujuan untuk mengatasi, menanggulangi dan memberantas korupsi di Indonesia. Fungsi KPK sendiri meliputi beberapa hal yaitu koordinasi, supervisi, monitor, pencegahan dan tindakan.

Fungsi-fungsi tersebut telah dilaksanakan oleh KPK. Namun KPK tidak bisa bekerja sendiri, partisipasi dari elemen masyarakat sangat dibutuhkan. Khusus untuk usaha pencegahan, KPK benar-benar perlu bekerja sama dengan berbagai bidang.

Usaha pencegahan ini menurut pakar harus diajarkan sejak balita/anak usia dini dengan menanamkan pendidikan karakter yang baik. Nilai-nilai kejujuran, berani, tanggung jawab harus ditanamkan sejak kecil. Dengan upaya ini diharapkan mampu mewujudkan Indonesia yang bersih dan lebih baik.

Untuk mewujudkan tujuan tersebut KPK merealisasikan upaya pencegahan korupsi ini dengan bekerjasama dengan berbagai elemen masyarakat yang berfungsi sebagai mitra. KPK akan menjadi lokomotif dan mitra ini sebagai gerbong. Dan mitra ini yang nantinya akan menyebarkan lebih luas lagi kepada masyarakat sehingga akan terbentuk gerakan sosial anti korupsi. Lebih khusus lagi masyarakat akan sadar dan terwujudlah semboyan “Jangankan Korupsi, Kepikiran pun Tidak”.

Sophy

Editor: ICHINK

About linasophy

dunia anak, pendidikan, buku semua ada di soficita >> http://tamansoficita.blogspot.com/
Lihat semua tulisan linasophy »

Sudah ada 3 Komentar. Ingin menambahkan?

  1. [...] kesempatan FGD Bersama KPK RI kemarin, Kamis (13/06/2013) diikuti oleh beberapa elemen masyarakat yang tergabung dalam berbagai [...]

  2. Khotibul mengatakan:

    Aku malah nembe ngerti ana putri Cilacap.

    http://margasari.tk/

  3. Agus Dalang mengatakan:

    Jangan berhenti di wacana …. lakukan sekarang dari diri kita, lingkungan kerja kita, dan di kabupaten cilacap kita …. Ayo aksi jangan berhenti.

Tinggalkan balasan.

Alamat surel tidak akan dipublikasikan. Isian wajib ditandai dengan *


BloggerCilacap.com