Cara Mengecas Aki Basah dan Kering

Aki merupakan baterai dengan kapasitas arus dan voltase yang besar, yang umumnya sering kita temui pada jok sepeda motor, dan pada mobil serta truk untuk kapasitas yang lebih besar.

Dan sekarang aki lebih banyak penggunaannya tidak hanya pada kendaraan, namun pada panel surya, industri dan lain sebagainya.

Cara Mengecas Aki Basah dan Kering

Mengapa aki perlu dicas ?

Ketika dipakai, cairan asam yang ada pada aki akan bereaksi yang menjadikan terbentuknya endapan pada sel-sel aki yang akhirnya endapannya menjadi banyak dan menumpuk.

Dalam keadaan seperti itu keasaman air aki menjadi tawar dan tegangan serta arus yang tersimpan pada aki berkurang sehingga diperlukan reaksi kimia yang dalam hal ini dengan mengecasnya dengan tegangan yang lebih tinggi dari voltase aki itu sendiri.
ngecas aki

Yang harus dipersiapkan

Yang perlu diperhatikan dan dipersiapkan sebelum mengecas aki adalah kita harus mempersiapkan adaptornya terlebih dahulu, yang mana adaptor ini biasanya trafo atau ac matic yang sudah disearahkan menjadi tegangan dc dengan rentang voltase kisaran 13.8 sampai 14.4 volt.

Kemudian kita perlu membersihkan terlebih dahulu bagian atas aki dari kotoran-kotoran agar tidak masuk kedalam aki, karena kita harus membuka penutup aki saat mengisi ulang pada aki basah.

Arus dan Voltase yang ideal ?

Aki akan terisi jika diisi ulang menggunakan tegangan yang lebih tinggi dari aki itu sendiri, pada umumnya untuk mengecas aki 12 volt diperlukan tegangan 14.4 volt untuk aki basah dan 13.8 volt untuk aki kering agar bisa mengisinya sampai penuh.

Untuk aki basah bisa juga diisi dengan tegangan yang lebih tinggi dari 14.4 volt, namun itu perlu pengawasan tambahan, karena dapat menyebabkan over voltage pada aki yang menjadikan air mendidih dan dikhawatirkan bisa menyebabkan ledakan.

Memang ada beberapa jenis baterai yang bisa dicas dengan tegangan sampai 15 volt tanpa takut merusak aki tersebut, namun masih jarang disekitar kita.

Arus pengisian aki yang disarankan adalah 10%x2 dari kapasitas arus aki. Contoh jika mengisi aki 100AH, maka adaptor isi ulangnya disarankan 20 ampere, jika kita hanya memakai 10 ampere, maka adaptor akan sangat panas dan bisa terbakar, sedangkan jika lebih dari 20 ampere dan adaptor tidak disertai pemutus otomatis maka akan memperpendek umur aki.

Lama proses pengisian aki ?

Proses pengisian aki sangat ditentukan dari seberapa turunnya tegangan pada aki, jika dibawah 12 volt maka adaptor isi ulang akan sangat bekerja penuh dengan ampere tertingginya sehingga menjadi panas dan pada pengisi aki pintar pada keadaan ini kipas biasanya akan berputar cepat.

Pengisian ulang dengan arus adaptor 10% dari kapasitar aki dengan tegangan 11,5 volt akan memakan waktu 8 – 10 jam yang mana jika penuh akan ditandai dengan ampere meter semakin kecil atau jika tidak ada indikator ampere maka adaptornya tidak ada panas sekali.

Untuk merawat aki agar semakin awet, usahakan segera mengecas aki ketika tegangan sudah berada di angka 12.2 volt, karena jika dibawah itu dan sering, maka aki akan selalu bekerja penuh sehingga mempercepat sel-sel dalam aki rusak.

Related Post

Tinggalkan Balasan